hello
Selasa, 23 April 2013
semua ada hikmahnya
Kau terlihat begitu anggun, seakan tak bosan bosan tukmemandangimu, dari situ muncullah rasa minderku terhadapmu, apakah ku pantasdenganmu, dan apakah kau mau denganku, sungguh ini telah menjadi bebantersendiri bagiku. Banyak sekali perbedaan perbedaan diantara kita, bagaikanlangit wa sumur bor. Kau begitu cantik, manis, baik, sabar, tak mudah menyerah, sedangkan diriku, apalah diriku, tak ada apa apanya jika dibandingkandenganmu, ini kan menjadi pukulan tuk kebodohan dirikuyang telah begitu beraninyamencintaimu, ku tak sadar bahwa diriku sedang menjalani hidup, bukan sebagaipenonton, yang hanya melihat kelebihan kelebihan para aktor di depan pentas. Q punyakehidupan yang jauh lebih baik, tentunya bagi diriku lah. Walaupun seringkali bayang bayang itu muncul, yang selalu membuatdiriku patah semangat. Terjatuh dan terjatuh lagi jika harus mengingatmu,merangkak berusaha tuk berdiri dan berlari, sungguh berat jika diriku hanyasibuk meladeni lukaku ini. Seakan luka ini adalah beban yang akan selalumenghalangiku, taukah kamu?? Aku hanya ingin hidup normal seperti yang lainnya,dicintai disayangi, diperhatikan, ditegur, disapa, bahkan disepak, hahahhaa.
Ku tak bisa menatap jauh kedepan jika ku hanya sibuk melihatkebelakang , dan terus merasakan luka ini yang entah sampai kapan hingga datangseseorang yang sudi membawa obat tuk sembuhkan luka ini. Semuanya seakan jauh,sampai sampai ku jenuh tuk melangkah jika ku melihat betapa jauh jarak yangharus ku tempuh, betapa tinggi danterjalnya tebing yang ku daki, dalam dan dinginnya samudra yang harus kuselami, gelap, sendiri, tapi hanya dengan semangat q masih bisa bertahan danterusa hidup. Melintasi semua halangan dan rintangan menembus kegelapan sertamenepis semua arai melintang.
Perjalananku masih panjang…. Semangat terus….dan terus semangat…
Ya Tuhanku yang maha esa, berikanlah hambamu ini ketegaran,kesabaran serta senantiasa beristiqomah dengan jalanku, yang saat ini hambasedang jalani. Hamba bahagia disini, karena hambamu ini tak sendiri, masih adasaudara saudara bahkan sudah hamba anggap sebagai keluarga sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)